BRIDA Banggai Ikuti TERAS BSKDN, Bahas Evaluasi Pelaporan Inovasi dan Progres IIND 2026

📅 05 Agustus 2026 | ✍️ Admin BRIDA

LUWUK — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Banggai mengikuti kegiatan Temu Ramah Aspirasi Strategis (TERAS) BSKDN yang diselenggarakan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Evaluasi Pelaporan Inovasi Tahun 2025 dan Pemantauan Progres Penginputan Indeks Inovasi Daerah Tahun 2026” tersebut diikuti BRIDA Kabupaten Banggai dari Ruang Rapat BRIDA Kabupaten Banggai.

TERAS BSKDN dilaksanakan sebagai forum strategis untuk memperkuat koordinasi antara BSKDN Kementerian Dalam Negeri dengan pemerintah daerah, khususnya dalam pelaksanaan pelaporan inovasi daerah serta proses penginputan data Indeks Inovasi Daerah (IIND) Tahun 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala BSKDN Kementerian Dalam Negeri, Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd., serta Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan SDM, Digitalisasi Pemerintah, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri, Dr. Ir. David Yama, M.Sc., M.A.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah mendapatkan penguatan terkait evaluasi pelaporan inovasi Tahun 2025 sekaligus pemantauan perkembangan penginputan IIND Tahun 2026.

Evaluasi pelaporan menjadi bagian penting dalam memastikan berbagai inovasi yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah terdokumentasi secara baik dan dilaporkan sesuai dengan ketentuan. Data dan informasi tersebut selanjutnya menjadi bagian dari proses pengukuran Indeks Inovasi Daerah.

Sementara itu, pemantauan progres penginputan IIND Tahun 2026 diarahkan untuk memastikan pemerintah daerah dapat melakukan penginputan secara tepat, lengkap, dan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan.

Bagi BRIDA Kabupaten Banggai, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan pemahaman terhadap pelaksanaan pengelolaan inovasi daerah, khususnya dalam hal dokumentasi, pelaporan, serta penginputan data inovasi.

Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi BRIDA Kabupaten Banggai untuk memperoleh informasi dan arahan langsung dari BSKDN Kementerian Dalam Negeri terkait perkembangan kebijakan dan proses penilaian inovasi daerah.

Penguatan pelaporan inovasi dinilai penting agar berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh perangkat daerah di Kabupaten Banggai dapat terdokumentasi dengan baik serta memberikan gambaran yang utuh mengenai perkembangan inovasi di daerah.

Selain itu, proses penginputan IIND yang dilakukan secara optimal diharapkan dapat memastikan setiap inovasi yang memenuhi kriteria dapat tercatat dan terukur dalam sistem penilaian inovasi daerah.

Melalui keikutsertaan dalam TERAS BSKDN, BRIDA Kabupaten Banggai berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi, pendampingan, dan fasilitasi kepada perangkat daerah dalam pengelolaan inovasi.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya ekosistem inovasi pemerintahan yang semakin kuat, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Banggai.

Kegiatan TERAS BSKDN ditutup dengan penguatan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan inovasi serta mengoptimalkan penginputan Indeks Inovasi Daerah Tahun 2026.