BRIDA Banggai Gelar Training Camp Webinar Series I Bahas Penyusunan Policy Brief Berbasis Bukti

📅 20 Mei 2026 | ✍️ Admin BRIDA

Luwuk — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Banggai bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) menggelar kegiatan BRIDA Training Camp Webinar Series I dengan tema “Policy Brief for Better Policy” pada Rabu, 20 Mei 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber nasional, yakni Widhi Novianto, S.Sos., M.Si selaku Direktur Strategi Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara LAN RI serta Dr. Yopi dari Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN.

Webinar dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dalam penyusunan policy brief yang berkualitas, ringkas, berbasis data, dan mampu menjadi dasar pengambilan keputusan yang efektif dalam pemerintahan daerah.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa policy brief merupakan instrumen penting dalam mendukung kebijakan publik berbasis bukti (evidence-based policy). Penyusunan policy brief yang baik harus mampu mengidentifikasi persoalan secara tepat, menyajikan analisis yang tajam, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang realistis dan implementatif.

Selain itu, dijelaskan pula bahwa kebijakan publik yang berkualitas tidak dapat dilepaskan dari penggunaan data, hasil riset, dan analisis yang mendalam. Policy brief hadir sebagai jembatan antara hasil kajian dan kebutuhan pengambil keputusan sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN menekankan pentingnya peran BRIDA sebagai knowledge broker dalam pembangunan daerah. BRIDA diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana administratif, tetapi juga mampu menghadirkan rekomendasi kebijakan berbasis riset dan inovasi untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Kegiatan webinar berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab dari peserta yang berasal dari berbagai perangkat daerah, instansi pendidikan, serta unsur masyarakat lainnya. Sejumlah peserta menyampaikan pertanyaan terkait strategi penyusunan policy brief, tantangan implementasi kebijakan berbasis bukti, hingga pentingnya keterlibatan analis kebijakan dalam pengembangan inovasi daerah.

Melalui kegiatan ini, BRIDA Kabupaten Banggai berharap budaya penyusunan kebijakan berbasis bukti dapat semakin diperkuat di lingkungan pemerintah daerah. Dengan demikian, proses perumusan kebijakan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar mampu menjawab kebutuhan dan permasalahan masyarakat secara efektif dan berkelanjutan.